Equityworld Futures Medan – Video: Hery Gunardi Bicara Daya Tahan Perbankan Mendorong Ekonomi RI | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures- Kinerja sektor perbankan masih mencatatkan prospek pertumbuhan positif menghadapi ketidakpastian 2026. Pada Mei 2026 Bank Indonesia mencatat Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan mencatat pertumbuhan lebih tinggi pada Mei 2026. Bank Indonesia (BI) mengungkapkan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tumbuh 10,8% (yoy) mencapai Rp 9.698,7 triliun.
Group CEO PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk(BBRI), Hery Gunardi dalam Economic Update menyebutkan perbankan berperan sebagai Lembaga intermediary yang menghimpun dana pihak ketiga yang disalurkan dalam bentuk kredit kepada masyarakat dan mendapatkan margin. Di tengah gejolak ekonomi dan geopolitik global saat ini, sektor perbankan terus mendorong pertumbuhan bisnis dengan sejumlah strategi termasuk menekan biaya dana (cost of fund) seiring dengan naiknya suku bunga acuan yang sudah naik 100 bps menjadi 5,75%. Meski demikian, Hery Gunardi memastikan perbankan nasional masih sangat kuat dengan pertumbuhan kredit double digit dan DPK tumbuh 10% dan permodalan baik dengan NPL yang terjaga.
Di sisi lain, perbankan juga mewaspadai pengetatan pasar imbas kenaikan BI rate maupun yield SBRI Tapi likuiditas masih cukup longgar untuk mendorong pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan bisnis dan kredit. Pada 2026, BRI sebagai pengawal pertumbuhan sektor UMKM telah menyalurkan kredit usaha rakyat lebih dari Rp 1.500 Triliun sejak tahun 2015 dan pada tahun 2026 menargetkan KUR 180 Triliun ke sektor produktif utamanya pertanian hingga perdagangan. BRI juga memastikan perannya dalam mendorong perekonomian nasional dan program prioritas pemerintah melalui jaringan kerja dan ekosistem keuangan ke seluruh Indonesia untuk menggerakkan ekonomi masyarakat hingga mendorong usaha mikro naik kelas, salah satunya lewat layanan BRIlink.
Apa manfaatnya?
Seperti apa strategi BRI mendorong kinerja perbankan sebagai penopang pertumbuhan ekonomi RI?
Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Group CEO PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk(BBRI) , Hery Gunardi dalam Squawk Box PT Equityworld Futures (Jum’at, 03/07/2026)
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → PT Equityworld Futures Semarang – Hang Seng Rebound 2,2% Ditopang Data Perdagangan China dan Turunnya Harga Minyak | Equityworld EWF Medan
- → Ambles 51% Sebulan, Saham Produsen Tisu Basah (FLMC) Digembok BEI | Equityworld EWF Medan
- → Video: IHSG dan Rupiah Masih Dalam Tekanan, Duit Investor Lari Ke Mana? | Equityworld EWF Medan
