0 0
Read Time:2 Minute, 43 Second

Equityworld Futures Medan – Mitratel (MTEL) Mau Buyback Saham, Siapin Duit Rp2,98 Triliun | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL) alias Mitratel menyiapkan dana maksimal Rp2,98 triliun untuk membeli kembali (buyback) saham milik pemegang saham yang tidak menyetujui rencana penggabungan usaha (merger) perseroan. Langkah tersebut dilakukan setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 Juni 2026 menyetujui rencana penggabungan usaha MTEL dengan PT Persada Sokka Tama (PST) dan PT Ultra Mandiri Telekomunikasi (UMT).

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), MTEL menyebut pemegang saham yang secara sah menyatakan tidak setuju terhadap aksi korporasi tersebut berhak meminta agar sahamnya dibeli kembali oleh perseroan sesuai ketentuan Pasal 62 Undang-Undang Perseroan Terbatas. Perseroan menetapkan harga pembelian kembali sebesar Rp515 per saham. Harga tersebut merupakan harga penutupan perdagangan saham MTEL di BEI pada 8 Mei 2026, bertepatan dengan penyampaian ringkasan rencana penggabungan usaha. MTEL menjelaskan jumlah maksimum saham yang dapat dibeli kembali mencapai 5.783.251.844 saham atau setara 6,93% dari modal ditempatkan.

Bagaimana cara kerjanya?

Dengan demikian, nilai maksimal dana yang disiapkan untuk pelaksanaan buyback mencapai Rp2.978.374.699.660. Perseroan juga memastikan apabila jumlah saham yang diajukan untuk dibeli kembali melampaui batas maksimum tersebut, induk MTEL, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. akan bertindak sebagai standby buyer.

Telkom akan membeli seluruh kelebihan saham yang tidak dapat dibeli langsung oleh MTEL. Adapun pemegang saham yang berhak mengikuti skema ini adalah mereka yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 5 Juni 2026, hadir dalam RUPSLB, serta secara sah menyatakan tidak menyetujui penggabungan usaha dan mengisi Formulir Pernyataan Menjual Saham.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *