0 0
Read Time:2 Minute, 7 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: INA Pegang Saham BRI dan Mandiri Meski Nilainya Sedang Turun | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

INDONESIA Investment Authority (INA) masih berinvestasi di saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sejak pertama kali didirikan. Chief Financial Officer Indonesia Investment Authority (INA) Eddy Porwanto mengatakan dua emiten perbankan pelat merah tersebut masih memberikan dividen yang dianggap besar nilainya. “Sejak kami diberikan saham tersebut sampai hari ini dan ke depannya, kami percaya bahwa return dari pada dividen Bank Mandiri dan BRI itu sangat-sangat bagus,” katanya dalam acara temu media di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026.

Dalam Laporan Tahunan 2025, INA mencatat saham Bank Mandiri dan Bank Rakyat Indonesia pada akhir tahun 2025 tercatat mengalami penurunan rata-rata 10,4 persen lebih rendah dibandingkan akhir tahun 2024. Penurunan ini menyebabkan nilai investasi pada instrumen ekuitas (aset keuangan lainnya) turun menjadi Rp 58,2 triliun dari Rp 65 triliun pada tahun sebelumnya.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *