0 0
Read Time:2 Minute, 26 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Asia Jadi Tameng Ekonomi Dunia, Kuasai 60% Cadangan Devisa Global | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Cadangan devisa menjadi salah satu benteng pertahanan penting bagi sebuah negara. Saat pasar keuangan sedang bergejolak, mata uang melemah, atau investor asing menarik dananya keluar, cadangan devisa bisa dipakai untuk meredam tekanan. Cadangan devisa mirip dana darurat negara. Bank sentral dapat menggunakannya untuk menstabilkan nilai tukar, membayar impor penting, melunasi kewajiban luar negeri, hingga menjaga kepercayaan investor.

Berdasarkan data IMF International Reserves and Foreign Currency Liquidity (IRFCL) dikutip dari Visual Capitalist, yang menghitung cadangan devisa Tapi tidak memasukan emas berdasarkan periode pelaporan terbaru dari pertengahan 2025 hingga kuartal II 2026, China berada di posisi pertama dengan cadangan devisa sebesar US$3,41 triliun. Angka ini membuat China unggul jauh dari negara lain.

Bagaimana cara kerjanya?

Jepang berada di posisi kedua dengan cadangan devisa US$1,26 triliun, disusul Swiss di posisi ketiga dengan US$932,3 miliar. Di bawahnya ada Taiwan dengan US$602,5 miliar dan India sebesar US$543 miliar. Keduanya semakin mempertegas kuatnya posisi Asia dalam daftar negara pemilik cadangan devisa terbesar dunia. Jika dilihat dari 10 besar, tujuh negara berasal dari Asia.

Selain China, Jepang, Taiwan, dan India, ada Hong Kong dengan US$442,1 miliar, Korea Selatan US$423,1 miliar, serta Singapura US$419,3 miliar. // Tujuh negara Asia dalam daftar 10 besar tersebut secara bersama sama menguasai lebih dari separuh cadangan devisa global.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *