Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Saham Investor Grab dan GOTO Anjlok 12%, Ada Apa? | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, CNBC Indonesia – Saham SoftBank Group, perusahaan investasi pemegang saham Grab dan GoTo, anjlok lebih dari 12% pada hari Jumat, memimpin aksi jual besar-besaran di saham teknologi Asia. Hal ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kenaikan biaya infrastruktur kecerdasan buatan.
Konglomerat Jepang ini memimpin kerugian di seluruh kawasan setelah Nasdaq Composite turun untuk sesi keempat berturut-turut semalam. Indeks yang didominasi saham teknologi ini turun 0,46% karena penurunan 6% pada saham Apple menutupi laporan laba Micron yang lebih kuat dari perkiraan. SoftBank Group diperkirakan tetap berada di bawah tekanan setelah perancang chipnya, Arm Holdings, turun 3,2% semalam, berkinerja lebih buruk daripada sektor semikonduktor yang lebih luas meskipun saham-saham terkait AI pulih dengan cepat. Andrew Jackson, seorang ahli strategi ekuitas di Ortus Advisors, mengatakan antusiasme investor terhadap SoftBank mungkin juga dibatasi oleh laporan bahwa OpenAI dapat menunda penawaran umum perdananya hingga tahun depan karena kesulitan untuk mendapatkan permintaan pada valuasi $1 triliun.
Kenapa ini penting?
Kesepakatan chip pusat data AI baru Qualcomm dengan Meta pada akhirnya berdampak positif bagi Arm melalui pembayaran royalti, tambah Jackson. Tapi Arm juga menghadapi persaingan yang semakin ketat karena Qualcomm semakin agresif berekspansi ke pasar unit pemrosesan pusat (CPU). Kelemahan ini juga meluas ke sektor semikonduktor Asia.
Saham SK Hynix Korea Selatan turun lebih dari 3%, sementara Samsung Electronics kehilangan hampir 3%. Perusahaan holding investasi yang berfokus pada teknologi, SK Square, turun sekitar 7%, sementara LG Electronics dan Seoul Semiconductor juga mengalami penurunan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Timur Tengah Memanas, BI Pastikan Rupiah Terjaga Sesuai Fundamental | Equityworld EWF Medan
- → Mirae Asset Sekuritas Bantu Arahkan Perencanaan Investasi dengan Konsultasi Gratis | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Era Baru The Fed Dimulai, Bitcoin Cs Langsung Berdarah-darah | Equityworld EWF Medan
