Equityworld Futures Medan – Update pasar: Net Sell Menciut, Asing Borong Saham Ini | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Investor asing masih membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) di pasar reguler pada perdagangan Kamis (25/6/2026). Meski demikian, net sell asing menciut dibandingkan dengan hari sebelumnya. Asing melakukan aksi jual Rp 6,04 triliun dan beli Rp 5,74 triliun, sehingga mencatat net sell Rp 299 miliar.
Pada perdagangan sebelumnya atau setelah pengumuman MSCI Market Classification Review net sell asing mencapai Rp 1,17 triliun dan membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 3,56%. Adapun sejumlah saham tetap menjadi incaran investor global. Berdasarkan data perdagangan, saham PT Surya Timur Alam Raya Tbk (NATO) menjadi emiten dengan net foreign buy terbesar, yakni mencapai Rp84,7 miliar.
Apa manfaatnya?
Di posisi kedua terdapat PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang diborong asing senilai Rp80,7 miliar. investor asing juga mengoleksi PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp64,7 miliar, PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) sebesar Rp59,2 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp53,6 miliar. Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan Kamis (25/6/2026): Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit setelah sempat dibuka di zona merah.
Indeks ditutup menguat 1,96% ke level 5.999,04, didorong aksi beli pelaku pasar domestik di tengah mulai meredanya tekanan jual investor asing. Meski demikian, aktivitas transaksi masih relatif sepi dengan nilai transaksi sebesar Rp13,65 triliun dan volume perdagangan mencapai 22,58 miliar saham.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Video: BI Siapkan 7 Jurus “Penyelamatan” Rupiah, Seberapa Efektif? | Equityworld EWF Medan
- → Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini | Equityworld EWF Medan
- → Video: Rupiah Ambles Lawan Dolar AS, Sentuh Level Rp 17.000 | Equityworld EWF Medan
