Equityworld Futures Medan – Update pasar: Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada SCMA hingga BFIN | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 3,56% ke level 5.883,88 pada perdagangan Rabu (24/6/2026). Saham BHAT, BINA, dan BOGA menjadi penopang utama pergerakan indeks dengan kenaikan masing-masing 15,91%, 9,01%, dan 4,55%. Sebaliknya, saham BBCA, MORA, dan BBRI menjadi pemberat terbesar setelah terkoreksi 3,27%, 11,76%, dan 3,44%. Tekanan jual masih terlihat dari aktivitas investor asing yang membukukan nilai jual bersih sebesar Rp1,23 triliun di pasar reguler dan Rp1,17 triliun di seluruh pasar.
Seluruh sektor saham ditutup di zona merah, dengan sektor bahan baku mencatat pelemahan terdalam sebesar 6,64%. Dari pasar global, indeks saham Amerika Serikat ditutup bervariasi.
Dow Jones menguat 0,35% ke level 51.848, sementara S&P 500 turun 0,10% ke 7.358 dan Nasdaq melemah 0,43% ke 25.476. Pelaku pasar saat ini mencermati pergerakan rupiah yang kembali mendekati level Rp18.000 per dolar AS, serta potensi berlanjutnya arus keluar dana asing seiring peninjauan lanjutan implementasi reformasi pasar modal Indonesia oleh MSCI. Sentimen tersebut turut tercermin pada pasar offshore, di mana indeks MSCI Indonesia dan ETF EIDO masing-masing turun 3,77% dan 3,35%.
Apa manfaatnya?
Di tengah kondisi pasar tersebut, PT Bach Multi Global Tbk (BACH) dijadwalkan melantai di Bursa Efek Indonesia pada 7 Juli 2026. Perseroan yang bergerak di bidang penjualan dan penyewaan genset serta jasa konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi menawarkan sebanyak 615 juta saham baru atau setara 15,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum. Dengan kisaran harga Rp400–500 per saham, BACH berpotensi menghimpun dana hingga Rp307,5 miliar.
BACH memiliki dua lini usaha utama, yakni penjualan dan penyewaan genset untuk kebutuhan pembangkit listrik dan komersial dengan kapasitas 7 kVA hingga 3.000 kVA sebagai agen tunggal Himoinsa di Indonesia, serta layanan konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi yang menjangkau sekitar 41.000 site di seluruh Indonesia. Perseroan dikendalikan oleh Global Telekomunikasi Prima yang terafiliasi dengan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Maybank Indonesia (BNII) Mau Bagi Dividen Rp 580 Miliar | Equityworld EWF Medan
- → Kecemasan Investor di Konflik Timur Tengah Turun, Bursa Asia Menguat | Equityworld EWF Medan
- → ‘Pertumbuhan Ekonomi Harus Berjalan Beriringan dengan Pengurangan Kemiskinan’ | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
