Equityworld Futures Medan – Update pasar: Respons Purbaya soal Kemenkeu Bisa Miliki Saham di BEI | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudi Sadewa menyatakan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum memiliki rencana memiliki saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pernyataan tersebut menanggapi aturan yang mengizinkan Kemenkeu menjadi pemegang saham PT BEI dalam revisi terbaru Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).
Kemenkeu belum memikirkan rencana memiliki saham di bursa efek meski Undang-undang yang baru disahkan pada 4 Juni 2026 itu telah membolehkan. “Sampai sekarang sih belum.” ucap Purbaya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 23 Juni 2026.
Dalam UU Nomor 4 tahun 2026 tentang revisi P2SK terselip pasal baru soal demutualisasi bursa. BEI berubah status dari organisasi berbasis keanggotaan atau nirlaba (Self-Regulatory Organization) menjadi perseroan terbatas (PT).
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Tumbuhkan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan, BRI Salurkan KUR Rp 31,42 Triliun Hingga Februari 2026 | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Masih Volatil, IHSG Tiba-Tiba Menguat 0,39% ke 7.309 di Akhir Sesi II | Equityworld EWF Medan
- → Menteri Keuangan Tak Khawatir Rupiah Tembus 17.800 | Equityworld EWF Medan
