Equityworld Futures Medan – Update pasar: Kemenkeu, BI, dan Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
KEMENTERIAN Keuangan, Bank Indonesia, dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bisa menjadi pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Ketentuan baru ini termuat dalam Undang-Undang Nomor 4 tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang disahkan Presiden Prabowo Subianto pada 17 Juni 2026.
“Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan BPI Danantara dapat menjadi pemegang saham Bursa Efek,” demikian bunyi Pasal 8B Ayat 1 dalam beleid tersebut, dikutip Senin, 22 Juni 2026. Sementara Pasal 8B Ayat 2 mengatakan bahwa kepemilikan saham oleh pihak-pihak tersebut dilakukan dengan tetap mempertahankan independensi BEI.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Tanpa Ribet, Kirim THR Praktis dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Harga Emas Turun Rp26 Ribu Jadi Rp2,831 Juta per Gram | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Antam Bukukan Laba Bersih Rp3,66 Triliun pada Kuartal I 2026 | Equityworld EWF Medan
