0 0
Read Time:2 Minute, 58 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Cemas! Lembaga Dunia Mulai Pangkas Proyeksi Harga Emas dan Perak | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

akarta, PT Equityworld Futures – Harga emas dan perak terus tertekan sepanjang pekan lalu, menguji kesabaran para investor yang sebelumnya menikmati reli spektakuler. Harga emas juga diproyeksi masih sulit menguat. Merujuk Refinitiv, harga emas pada hari ini, Senin (22/6/2026) pukul 06.18 WIB ada di posisi US$ 4156,69 atau melandai 0,08%.

Harga emas pada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (19/6/2026) ditutup di posisi US$ 4160 per troy ons. Harganya ambles 1,15%.

Pelemahan ini memperpanjang tren negatifnya di mana harga emas jatuh 3,92% dalam tiga hari beruntun. Harga penutupan Jumat kemarin juga menjadi yang terendah sejak 10 Juni 2026.
// Penguatan dolar Amerika Serikat (AS), meningkatnya peluang kenaikan suku bunga The Fed, serta ketidakpastian prospek perdamaian di Timur Tengah membuat daya tarik aset safe haven memudar. Alhasil, banyak investor mulai meninggalkan logam mulia dan beralih ke instrumen yang dinilai lebih aman.

Apa manfaatnya?

Harga emas tercatat turun ke sekitar US$4.152 per ons pada 19 Juni 2026, atau sekitar 25% di bawah rekor tertingginya yang mendekati US$5.600 per ons pada Januari. Sementara itu, perak merosot ke kisaran US$64 per ons, anjlok hampir 47% dari puncaknya yang mencapai US$121,62 per ons. Investor kawakan sekaligus penulis buku Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, mengaku belum menyerah pada emas dan perak.

Ia mengatakan tidak berniat menjual kepemilikannya saat harga turun, melainkan menunggu momentum yang tepat untuk kembali menambah posisi. Koreksi tajam ini terjadi setelah reli luar biasa pada 2025, ketika emas melonjak lebih dari 50% dan perak melesat lebih dari dua kali lipat. Saat itu, pembelian besar-besaran oleh bank sentral dan pelemahan dolar AS mendorong investor memburu aset lindung nilai.

Tapi arah pasar berubah setelah The Fed di bawah kepemimpinan Kevin Warsh memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga masih mungkin dilakukan guna menekan inflasi.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *