Equityworld Futures Medan – Menyoroti Danantara Terbitkan Obligasi USD 1,5 Miliar. Apa Risikonya? | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
CENTER of Economic and Law Studies (Celios) mengkritik penerbitan obligasi perdana oleh PT Danantara Investment Management senilai US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp 26,5 triliun. Penerbitan Gobal Bond Danantara dikhawatirkan berisiko menimbulkan beban pembayaran bunga yang menyedot dividen dari BUMN hingga beban bayangan bagi kas negara. Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira menanggapi penerbitan surat utang Danantara sebagai solusi untuk menambah alokasi pendanaan program yang tidak bisa ditanggung oleh kapasitas anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). “Program PSN sebagian dibebankan ke Danantara bukan APBN, dan ini menciptakan risiko quasi-fiskal,” ucapnya lewat keterangan resmi yang dikutip pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Menurut Celios, penerbitan utang dalam jumlah besar oleh Danantara, terutama dalam denominasi asing, membawa kekhawatiran adanya risiko nilai tukar atau risiko likuiditas ketika menerbitkan tenor pendek, sementara waktu menghasilkan investasi atau portofolionya bersifat jangka panjang. ada pula risiko Danantara menjadi shadow APBN.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Breaking News! Bensin Belum Habis, IHSG Naik 1% | Equityworld EWF Medan
- → Beijing Larang Drone Tanpa Izin Mulai 1 Mei 2026 | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → 5 Penyebab Nilai Rupiah Tembus Rp 17.000/US$, Ada Ulah Donald Trump | Equityworld EWF Medan
