0 0
Read Time:2 Minute, 46 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Jeffrey Hendrik Lolos Jadi Dirut Bursa Baru, Ini Profilnya | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memberi izin Jeffrey Hendrik untuk menjadi direktur utama Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026-2030. namanya akan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Hal ini sebagaimana dikonfirmasi oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi pun mengkonfirmasi hal tersebut. “Betul, untuk diumumkan oleh BEI, sesuai surat OJK tersebut. Untuk pengangkatannya nanti diagendakan dan dilakukan oleh pemegang saham dalam RUPST BEI di tgl 29 Juni 2026,” ungkap Hasan kepada PT Equityworld Futures, Kamis, (18/6/2026).

Dalam potongan surat tersebut, Jeffrey Hendrik bersama lima nama lainnya lolos fit and proper test (FnP) OJK. Jeffrey sendiri saat ini menjabat sebagai Penjabat Sementara (PJS) Direktur Utama BEI, usai kekosongan jabatan pasca mundurnya Iman Rachman sebagai Dirut Bursa. Lebih lanjut, berikut profil Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik: Melansir laman resmi BEI, sebelum menjadi PJS Dirut Bursa, Jeffrey diangkat sebagai Direktur Pengembangan BEI melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2022. Jeffrey memulai kariernya di PT Zone Pratama pada 1994-1996, kemudian melanjutkan karier di bidang corporate finance PT Transpacific Securindo pada 1996-1999.

Setelah itu, ia menjabat sebagai Presiden Direktur PT Phintraco Sekuritas selama periode 1999-2022 sebelum bergabung dengan jajaran direksi BEI. Selain berkarier di industri pasar modal, Jeffrey juga aktif dalam berbagai organisasi dan komite. Ia pernah menjadi anggota Komite Perdagangan Efek dan Penyelesaian Transaksi BEI pada 2019-2020, pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Bidang Perdagangan Efek pada 2020-2022, serta menjadi anggota Satuan Tugas Keuangan Berkelanjutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 2021. Dari sisi pendidikan, Jeffrey meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti pada 1995.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

πŸ“Œ Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *