Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Asia Tak Kompak Lawan Dolar: Rupiah-Ringgit Terkapar, Won-Yen Perkasa | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung beragam pada perdagangan Kamis (18/6/2026). Tekanan kembali datang setelah hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) menunjukkan bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed), mulai lebih hawkish.
Merujuk data Refinitiv per pukul 09.25 WIB, dari 10 mata uang Asia, sebanyak lima mata uang melemah, sementara lima lainnya menguat terhadap dolar AS. Tekanan paling berat pagi ini menimpa rupiah. Mata uang Garuda melemah 0,73% ke posisi Rp17.860/US$, sekaligus menjadi mata uang dengan koreksi terdalam di Asia. Posisi tersebut membuat rupiah kembali menembus level Rp17.800/US$.
Di bawah rupiah, ringgit Malaysia ikut tertekan cukup dalam dengan pelemahan 0,49% ke posisi MYR 4,085/US$. Peso Filipina juga masuk zona merah setelah terkoreksi 0,23% ke PHP 60,531/US$. Pelemahan turut dialami dong Vietnam yang turun 0,21% ke posisi VND 26.319/US$.
Bagaimana cara kerjanya?
Sementara itu, tekanan pada yuan China relatif lebih terbatas dengan koreksi 0,08% ke CNY 6,7632/US$. Tapi tidak semua mata uang Asia melemah.
Won Korea Selatan justru menjadi yang paling kuat pada pagi ini setelah menguat 0,22% ke posisi KRW 1.523,82/US$. Dolar Taiwan juga bergerak positif dengan kenaikan 0,20% ke TWD 31,56/US$. Penguatan lebih tipis terlihat pada dolar Singapura yang naik 0,10% ke SGD 1,286/US$, disusul baht Thailand yang menguat 0,09% ke THB 32,64/US$.
Yen Jepang turut bertahan di zona hijau, meski hanya menguat tipis 0,01% ke posisi JPY 160,62/US$. // Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) terpantau menguat 0,21% ke posisi 100,299 pada waktu yang sama. Penguatan ini melanjutkan tekanan dari perdagangan sebelumnya.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Equityworld EWF Medan | Bos Besar OJK Ungkap 3 Jurus Hadapi Ketidakpastian Ekonomi
- → Video: Bos MI: Pasar Pantau Efek Lonjakan Harga Minyak ke Defisit APBN | Equityworld EWF Medan
- → Purbaya Sebut Serap 1 Juta Tenaga Kerja, MBG Dorong Ekonomi 1% Lebih | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
