Equityworld Futures Medan – Rupiah-Won Jatuh, Gilrian Yen-Dolar Singapura Tendang Dolar di Asia | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia terpantau melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Rabu (17/6/2026). Pergerakan ini merupakan bentuk koreksi di tengah dinamika pasar global yang masih mencerna perkembangan kabar proses damai AS-Iran.
Merujuk data Refinitiv, per pukul 09.05 WIB, dari 10 mata uang Asia yang dipantau, sebanyak enam mata uang mengalami pelemahan terhadap dolar AS, dua mata uang berhasil menguat, satu mata uang stagnan, satu lainnya belum mencatatkan pertumbuhan, sementara Malaysia sedang dalam hari libur Awal Muharram. Won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan paling tajam di Asia pada pagi ini. Mata uang tersebut terdepresiasi sebesar 0,28% ke posisi KRW 1.513,18/US$. Posisi ini menunjukkan adanya tekanan jual yang cukup berarti terhadap mata uang di kawasan tersebut.
Kenapa ini penting?
Pelemahan won disusul oleh dong Vietnam yang terkoreksi 0,27% ke posisi VND 26.311/US$. Rupiah Indonesia juga terpantau ikut melemah sebesar 0,25% dan berada di posisi Rp17.735/US$. Lebih lanjut, dolar Taiwan tertekan ke posisi TWD 31,561/US$ atau terdepresiasi 0,15%.
Baht Thailand turun 0,09% ke level THB 32,52/US$, sementara peso Filipina melemah tipis 0,04% ke PHP 60,274/US$. Ringgit Malaysia pada pemantauan sesi ini belum mencatatkan data perdagangan yang baru. Di sisi lain, yen Jepang dan dolar Singapura masih mampu mencatatkan apresiasi.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Pasar Modal Terkoreksi, OJK Catat IHSG Turun 14,42 Persen di Maret 2026 | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Video: Saham Konglomerat dan Blue Chip Jadi Pemberat, IHSG Anjlok | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Dibuka Melemah, IHSG Diprediksi Bergerak Volatil | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
