Equityworld Futures Medan – Menyoroti Harga Emas Ambruk 2% Dihantam The Fed, Trump Muncul Jadi Penyelamat | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Harga emas dan perak berbalik melemah setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) memberi sinyal kenaikan pada akhir tahun ini. Tapi kesepakatan damai Iran vs AS membuat harga emas membaik pada hari ini.
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Rabu (17/6/2026) ditutup di posisi US$ 4257,68 per troy ons atau ambruk 1,7% atau hampir 2%. Pelemahan ini mengakhiri tren positifnya yang melonjak 6,3% dalam empat hari beruntun. Harga emas membaik pada hari ini.
Bagaimana cara kerjanya?
Pada Kamis (18/6/2026) pukul 06.16 WIB, harga emas menguat 0,52% ke US$ 4279,71 per troy ons. // Pada Rabu waktu AS kemarin, The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%-3,75%. Tapi berdasarkan proyeksi terbaru yang dirilis setelah keputusan The Fed, sembilan dari 19 pembuat kebijakan bank sentral AS kini memperkirakan suku bunga perlu dinaikkan tahun ini. Proyeksi median suku bunga Fed Funds pada akhir tahun kini berada di level 3,8%, naik dari 3,4% dalam proyeksi Maret lalu. Kenaikan ini mengindikasikan komite melihat setidaknya satu kali kenaikan suku bunga masih diperlukan pada 2026. Dalam konferensi pers pertamanya setelah memimpin rapat kebijakan sebagai Ketua The Fed, Kevin Warsh mengumumkan pembentukan lima gugus tugas (task force) untuk meninjau berbagai aspek operasional bank sentral di bidang-bidang kebijakan penting. “Ini adalah The Fed yang baru.
Warsh terlihat tajam, percaya diri, dan penuh energi. Dia akan menjadi pengelola, bukan sekadar penjaga institusi. Pesannya jelas, perubahan akan datang, tetapi melalui pertimbangan yang matang,” kata Tai Wong, pedagang logam independent, dikutip dari Reuters.
Menurut Wong, Warsh juga dua kali menegaskan bahwa suku bunga saat ini hanya bersifat restriktif bagi sektor perumahan. Pernyataan itu dinilai membuatnya lebih hawkish dibanding pendahulunya, Jerome Powell. “Menurut saya, itulah yang mendorong pelemahan pasar.
Dampak ke Pasar: Kebijakan The Fed berpengaruh terhadap aliran modal asing dan stabilitas rupiah. Kenaikan suku bunga The Fed cenderung mendorong penguatan dolar AS dan berpotensi menekan aset berisiko termasuk saham emerging market seperti Indonesia.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Nilai Tukar Rupiah Makin Dekati Rp17.000/US$ | Equityworld EWF Medan
- → PT Federal International Finance Catatkan Laba Bersih 2025 Sebesar Rp 4,63 Triliun | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Anggota DPR Soroti Anjlok Rupiah Rp17.664 saat Ekonomi 5,61 Persen | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
