Equityworld Futures Medan – Rupiah Tertekan, Perbanas: Perbankan dalam Kondisi Sehat | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
KETUA Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Hery Gunardi mengatakan industri perbankan nasional saat ini berada dalam kondisi yang sehat dan resilien. Menurutnya, industri perbankan memiliki kapasitas memadai untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang masih berlangsung. Adapun rasio kecukupan modal (CAR) pada April 2026 berada di level 23,97 persen. Sementara rasio Loan to Deposit (LDR) sebesar 86,88 persen dan rasio kredit bermasalah (NPL) 2,17 persen.
“Selama lebih dari dua dekade terakhir, sektor perbankan telah mengalami transformasi yang signifikan, baik dari sisi regulasi, pengawasan, tata kelola, manajemen risiko, maupun permodalan,” kata Hery kepada Tempo pada Senin, 15 Juni 2026. Hery menyatakan bahwa berbagai reformasi pascakrisis telah memperkuat daya tahan sistem keuangan nasional, termasuk penerapan manajemen risiko yang lebih ketat, pengawasan berbasis risiko, stress test secara berkala, serta keberadaan berbagai instrumen mitigasi risiko dan jaring pengaman sistem keuangan.
Perbankan nasional, kata dia, telah memiliki pengalaman dalam menghadapi periode tekanan, mulai dari krisis keuangan global 2008 sampai pandemi COVID-19.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Dunia Demam Emas, Ternyata Ini Tempat Penyimpanannya | Equityworld EWF Medan
- → Pemegang Dolar Siap-siap, Ini Kata Bos BI Soal Nasib Rupiah | Equityworld EWF Medan
- → Suntik Lagi Perbankan Rp 100 Triliun, Menkeu Purbaya: Kita Jaga Likuiditas Sistem Keuangan dengan Serius | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
