Equityworld Futures Medan – IHSG Ngegas 2,7%, Asing Diam-Diam Borong Saham Ini | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Investor asing masih mencatatkan jual bersih (net sell) jumbo senilai Rp3,13 triliun di seluruh pasar pada perdagangan Rabu (10/6/2026). Meski demikian, sejumlah saham justru menjadi sasaran akumulasi asing seiring dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Berdasarkan data perdagangan, saham PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) menjadi incaran utama investor asing dengan nilai beli bersih mencapai Rp41,1 miliar.
Di posisi berikutnya terdapat PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) dengan net buy Rp21,6 miliar dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) sebesar Rp21,3 miliar. investor asing juga memborong sejumlah saham berbasis konsumsi dan properti seperti PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI), hingga PT Ciputra Development Tbk. (CTRA). Masuknya dana asing ke saham-saham tersebut terjadi di tengah penguatan IHSG yang melanjutkan reli setelah mengalami tekanan tajam dalam beberapa waktu terakhir. Meski nilai akumulasi pada saham-saham tersebut relatif kecil dibandingkan aksi jual di saham perbankan besar, pergerakan ini menunjukkan adanya selektivitas investor asing dalam menempatkan dana di pasar saham domestik.
Apa manfaatnya?
Berikut 10 saham dengan net buy asing terbesar pada perdagangan 10 Juni 2026: Adapun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melesat pada perdagangan kemarin, melanjutkan kenaikan perdagangan hari sebelumnya. Berdasarkan data perdagangan, IHSG melesat 2,71% atau naik 155 poin ke posisi 5.902,37.
Sebanyak 571 saham naik, 148 turun dan 96 tidak bergerak. Kenaikan indeks juga diiringi aktivitas transaksi yang ramai. Tercatat volume perdagangan mencapai sekitar 46,67 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 31,73 triliun dan frekuensi perdagangan mencapai 3,1 juta kali.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Dolar Kini Rp16.910, Wamenkeu Ungkap Efeknya ke Defisit APBN | Equityworld EWF Medan
- → Breaking! IHSG Dibuka Merah, Tapi Langsung Balik Melesat 1% Lebih | Equityworld EWF Medan
- → Harga Minyak Ugal-ugalan, Kian Mendidih di Atas US$100 per Barel | Equityworld EWF Medan
