0 0
Read Time:2 Minute, 51 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti IHSG Sesi 1 Sentuh Kenaikan 5%, Asing Net Buy Rp 179 Miliar | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Aliran dana asing kembali masuk ke pasar modal Tanah Air seiring dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melompat tinggi. Sepanjang sesi 1, Selasa (9/6/2026) asing melakukan aksi beli Rp 6,1 triliun dan jual Rp 5,9 triliun, sehingga net foreign sell mencapai Rp 179 miliar. Emiten-emiten komoditas menyerap paling besar aliran dana asing. Chandra Asri Pacific (TPIA) menjadi saham yang paling banyak dibeli, yakni Rp 163,3 miliar.

Kemudian diikuti oleh Merdeka Copper Gold (MDKA) Rp 90 miliar dan Darma Henwa (DEWA) Rp 61,3 miliar. Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar sepanjang sesi 1:  Sementara itu, saham-saham bank jumbo masih banyak dilepas oleh asing.

Kenapa ini penting?

Bank Central Asia (BBCA) menjadi saham dengan net sell terbesar, yakni Rp 260,9 miliar, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp 206,4 miliar, dan Bank Mandiri (BMRI) Rp 71,6 miliar. Selengkapnya berikut 10 saham dengan net sell terbesar:  Adapun IHSG melesat pada perdagangan Selasa (9/6/2026).

Pada penutupan perdagangan sesi pertama IHSG lompat 4,82% atau menguat 257 poin ke level 5.599,74. Bahkan pada perdagangan intraday IHSG sempat tembus lebih dari 5% dan mencapai titik tertinggi di level 5.627. Lonjakan IHSG saat pembukaan terutama ditopang saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) yang memberikan kontribusi terbesar terhadap indeks.

Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menjadi penopang utama kinerja IHSG dengan kontribusi 26,66 indeks poin.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *