0 0
Read Time:2 Minute, 50 Second

Equityworld Futures Medan – Di Tengah Aksi Jual, Asing Berburu Saham Risiko Tinggi | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Investor asing memang masih mencatatkan aksi jual bersih di pasar saham domestik saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk lebih dari 4% pada perdagangan Senin (8/6/2026). Tapi menariknya, di tengah tekanan besar yang menghantam pasar, asing justru terlihat memburu sejumlah saham dengan volatilitas tinggi.

Berdasarkan data perdagangan, asing mencatatkan net sell Rp447,1 miliar di seluruh pasar dengan total nilai transaksi mencapai Rp21,43 triliun. Meski demikian, sejumlah saham justru masih diborong investor asing, bahkan mayoritas berasal dari sektor komoditas, energi, hingga saham-saham yang dikenal memiliki pergerakan agresif.

Apa manfaatnya?

Saham dengan net foreign buy terbesar ditempati PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp258,4 miliar. Posisi berikutnya diisi PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp133,1 miliar dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp127,6 miliar. investor asing juga mencatatkan pembelian bersih pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebesar Rp37,9 miliar, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp30,3 miliar, hingga PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) Rp29,1 miliar.

Selengkapnya berikut daftar 10 saham dengan net foreign buy terbesar: Di sisi lain, IHSG ditutup ambruk 4,52% ke level 5.342,14. Pelemahan ini membuat koreksi indeks sejak awal tahun mencapai sekitar 38%, sementara dari posisi puncak Januari 2026, IHSG sudah terjun lebih dari 41%. Aksi jual juga berlangsung luas dengan sebanyak 661 saham melemah, hanya 78 saham menguat, dan 78 saham stagnan pada perdagangan kemarin.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *