Equityworld Futures Medan – Menyoroti Dolar AS Nyaris Rp18.200, Begini Penjelasan Terbaru BI! | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures-Pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi pada hari ini, Senin (8/6/2026) dikarenakan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) yang signifikan. Indeks dolar AS (DXY) sudah menembus posisi 100. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti kepada PT Equityworld Futures memastikan pihaknya tetap berada di pasar dan siap melakukan intervensi untuk menjaga stabilitas rupiah. “BI akan tetap menjaga pergerakan rupiah agar tidak berfluktuasi terlalu dalam,” jelasnya. Melansir data Refinitiv, rupiah per pukul 09.07 WIB atau tujuh menit setelah pembukaan perdagangan, rupiah melemah ke level Rp18.100/US$.
Pukul 14.00 WIB rupiah mencapai Rp18.190/US$. Ringgit Malaysia yang melemah 1,04% ke posisi MYR 4,067/US$. Pelemahan tersebut membuat ringgit menjadi mata uang dengan tekanan terdalam di Asia pada pagi ini. Baht Thailand juga terkoreksi 0,30% ke posisi THB 32,90/US$, disusul dong Vietnam yang melemah 0,28% ke VND 26.344/US$.
Yuan China ikut tertekan 0,26% ke posisi CNY 6,783/US$, dolar Taiwan melemah 0,15% ke TWD 31,627/US$, dolar Singapura turun 0,05% ke SGD 1,29/US$, sementara yen Jepang terkoreksi tipis 0,02% ke JPY 160,35/US$. BI sebelumnya melaporkan cadangan devisa Indonesia turun US$ 1,3 miliar menjadi US$ 144,9 miliar pada Mei 2026 Ini dipengaruhi pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valuta asing musiman dari domestik. Secara keseluruhan, posisi cadangan devisa pada akhir Mei 2026 tetap kuat, setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor atau 5,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Harga Minyak Membara Imbas Perang Israel-Iran, Pasokan Terganggu | Equityworld EWF Medan
- → Bank Mandiri Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,2 Persen Tahun Ini | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Breaking News! IHSG Anjlok 2,51%, Saham Komoditas Berguguran | Equityworld EWF Medan
