Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Asia Kebakaran Hebat, Ringgit – Rupiah Paling Parah, 2 Negara Selamat | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan, Senin (8/6/2026). Tekanan terjadi saat indeks dolar AS masih bertahan di sekitar level 100. Merujuk data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, 8 dari 10 mata uang Asia yang dipantau mengalami pelemahan terhadap dolar AS, sementara dua lainnya berhasil menguat.
Tekanan paling dalam pagi ini dialami ringgit Malaysia yang melemah 1,04% ke posisi MYR 4,067/US$. Pelemahan tersebut membuat ringgit menjadi mata uang dengan tekanan terdalam di Asia pada pagi ini. Rupiah menyusul di posisi kedua.
Bagaimana cara kerjanya?
Mata uang Garuda melemah 0,61% ke posisi Rp18.120/US$, semakin jauh dari level psikologis Rp18.000/US$. Baht Thailand juga terkoreksi 0,30% ke posisi THB 32,90/US$, disusul dong Vietnam yang melemah 0,28% ke VND 26.344/US$. Yuan China ikut tertekan 0,26% ke posisi CNY 6,783/US$, dolar Taiwan melemah 0,15% ke TWD 31,627/US$, dolar Singapura turun 0,05% ke SGD 1,29/US$, sementara yen Jepang terkoreksi tipis 0,02% ke JPY 160,35/US$. Di sisi lain, won Korea Selatan masih mampu menguat 0,57% ke posisi KRW 1.550,13/US$.
Peso Filipina juga naik tipis 0,08% ke PHP 61,670/US$. // Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) terpantau menguat tipis 0,02% ke posisi 100,093 pada waktu yang sama. DXY masih berada di sekitar level 100 setelah pada pekan lalu menguat lebih dari 1%.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Kisah BRILink Agen John, Dorong Perekonomian Masyarakat Perbatasan RI – Papua Nugini | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Breaking News! IHSG Anjlok 2% | Equityworld EWF Medan
- → Video: IHSG Masih Dibayangi Ketidakpastian, Saham Mana Yang Dilirik? | Equityworld EWF Medan
