Equityworld Futures Medan – Fenomena Aneh Muncul di Pasar Saham Setiap Piala Dunia, Ada Apa? | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, CNBC Indonesia – Gelaran Piala Dunia menyita perhatian sejagat, terutama para investor pasar saham. Alasannya adalah euforia pagelaran akbar sepakbola memiliki pola konsumtif. Saat Piala Dunia berlangsung, para penggemar sepak bola lebih memilih membelanjakan uangnya seperti untuk beli baju, nonton bareng, dan pengeluaran lainnya sehingga pasar saham akan ditinggalkan.
Lantas bagaimana nasib pasar saham Indonesia?
Pasar saham Indonesia pun turut merasakan sepinya perdagangan saat Piala Dunia berlangsung. Sejak edisi Piala Dunia pertama pada abad 21 di Korea – Jepang hingga Rusia pada 2022, rata-rata volume perdagangan IHSG turun. Sepanjang Piala Dunia dia abad ke-21 atau enam edisi, volume transaksi IHSG mayoritas turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada 2002 (31 Mei – 30 Juni 2002) rata-rata volume transaksi IHSG tercatat 624,28 juta kali per hari, turun 14,86% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan lebih rendah 15,5% dari periode yang sama setahun setelahnya.
Bagaimana cara kerjanya?
Begitu juga dengan Piala Dunia 2006 (9 Juni – 9 Juli 2006), di mana volume transaksi IHSG rata-rata tercatat 884,77 juta kali per hari. Jumlah tersebut ambles 7,44% dari periode yang sama tahun sebelumnya dan jauh lebih rendah 160,13% dari periode yang sama tahun setelahnya. Sementara pada 2010, rerata volume transaksi IHSG saat Piala Dunia (11 Juni-11 Juli 2010) saat itu 3,53 miliar kali per hari, anjlok 42,6% dari periode yang sama setahun sebelumnya, Tapi lebih banyak 5,23% dibandingkan periode yang sama tahun depannya.
Edisi Piala Dunia (12 Juni-13 Juli 2014) volume transaksi IHSG secara rata-rata tercatat 3,44 miliar kali per hari, lebih rendah 6,78% dari periode yang sama sebelumnya, tapi lebih tinggi 3,93% dibandingkan setahun sesudahnya. Pada Piala Dunia 2018 (15 Juni – 15 Juli 2018) terdapat anomali ketika volume transaksi IHSG selama gelaran pesta akbar sepak bola sejagat itu naik 28,05% dari rerata periode yang sama tahun sebelumnya.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Harga Minyak Dunia Amblas di Bawah Level US$100, Kali Ini Ada Apa? | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Tok! The Fed Tahan Suku Bunga, Cuma Pangkas Sekali di Tengah Perang? | Equityworld EWF Medan
- → BPKH Ungkap Kondisi Dana Haji di Tengah Rupiah Bergejolak | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
