Equityworld Futures Medan – Menyoroti Video: IHSG Disebut Bisa Balik ke Level 9.000, Tapi Ada Syaratnya! | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures- Hingga akhir Mei 2026, sentiment rebalancing MSCI disebut Chief Executive Officer PT Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya sebagai sentiment yang mendorong net sell asing dan menekan pergerakan IHSG hingga sempat menyentuh level Level 6.000-an. Keyakinan pelaku pasar terhadap keputusan MSCI untuk tetap berada di posisi “Emerging Market” bisa mendorong penguatan pasar modal RI. upaya pemerintah dan otoritas bursa dalam memperkuat tata Kelola bursa efek menjadi pendorong kepercayaan investor ke Indonesia. Di sisi lain, gejolak perang Timur Tengah yang belum usai masih menjadi kekhawatiran pasar terhadap arah kebijakan suku bunga Bank Sentral yang berisiko untuk dinaikkan. Menilik kondisi dan perkembangan pasar, Bernadus memproyeksi IHSG bisa mencapai level 9.000 – 10.000 dengan catatan tidak ada ketidakpastian kebijakan dan deficit fiskal di Bawah 3% serta pemenuhan kebijakan MSCI.
Seperti apa Analisa pergerakan pasar modal RI di tengah ketidakpastian 2026?
Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Chief Executive Officer PT Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya dalam Power Lunch, PT Equityworld Futures (Selasa, 02/06/2026)
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Menteri Perdagangan Bantah Minyak Goreng Langka | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Dampak Perang, Negara Ini Akan Jual Ratusan Ton Emas demi Beli Senjata | Equityworld EWF Medan
- → Harga Emas Melonjak: Rekor Tertinggi 3 Minggu, Tapi Jangan Senang Dulu | Equityworld EWF Medan
