Equityworld Futures Medan – Menyoroti Market Cap IHSG Menguap Rp 6.830 Triliun, Hampir 2 Kali Lipat APBN | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) babak belur pada pekan ini. Market cap atau kapitalisasi apsar IHSG bahkan kini sudah jatuh ke bawah Rp 10.000 triliun. Pada perdagangan Jumat (5/6/2026), IHSG ditutup di 5594,765 atau jatuh 4,19%.
Pelemahan ini memperpanjang derita IHSG yang total sudah jatuh 9,7% dalam empat hari beruntun terakhir. Posisi IHSG pada penutupan Jumat kemarin adalah yang terendah sejak November 2020 saat dunia diguncang pandemi Covid-19 atau lebih dari lima tahun terakhir.
// Dalam sepekan, IHSG juga jatuh 8,69%. Artinya, IHSG sudah jatuh empat pekan beruntun dengan total pelemahan mencapai 21,13%. Pelemahan sebesar 21,13% dalam sempat pekan beuntun ini adalah rekor terburuk sejak pertengahan September-Oktober 2008 di mana IHSG jatuh 36,16% dalam empat pekan beruntun.
Bagaimana cara kerjanya?
Saat itu, dunia tengah diguncang krisis subprime mortgage. Anjloknya IHSG berimbas pada jatuhnya nilai kapitalisasi pasar atau market capnya. Per Jumat kemarin, market cap IHSG tersisa Rp9.807 triliun atau sekitar US$544 miliar. Sebagai catatan, IHSG menyentuh market cap level Rp 10.000 triliun pada Juli 2023.
Bila menghitung posisi puncak dan market cap tertinggi dalam sejarah yakni pada 19 Januari 2026 di mana menyentuh Rp 16.640 triliun maka nilainya sudah jatuh Rp 6.833 triliun.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Breaking News! IHSG Tiba-Tiba Turun 1,8% | Equityworld EWF Medan
- → Harga Emas Antam Terus Turun, Semakin Jauh dari Level Rp3 Juta per Gram | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Indonesia Bisa Masuk jadi 10 Besar Bursa Dunia, Ini Syaratnya | Equityworld EWF Medan
