Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Rupiah Melemah, PU Bilang Badan Usaha Tanggung Risiko Proyek | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) menganggap pelemahan rupiah belum berdampak pada pengerjaan proyek-proyek infrastruktur seperti jalan tol. Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Ni Komang Rasminiati, mengatakan saat ini belum ada usulan penyesuaian terhadap biaya-biaya konstruksi dari badan usaha yang terdampak kenaikan bahan bakar minyak dan lainnya.
“Di dalam perjanjian jalan tol sejauh ini, kalau tidak ada kebijakan lain dari pemerintah, memang itu semua harusnya menjadi risiko badan usaha,” katanya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026. Rupiah yang lesu berdampak pada bahan bangunan yang komposisi material atau barang utuhnya masih diimpor.
Sehingga perusahaan penyedia jasa perlu melakukan penyesuaian biaya-biaya yang terdampak.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Rupiah Otewe ke Rp 18.000, BI Optimalkan Pembatasan Pembelian Dolar AS | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Breaking News! IHSG Turun 2%, Balik Lagi ke Level 7.500-an | Equityworld EWF Medan
- → Kewajiban Neto Investasi Internasional Naik US$ 26,9 Miliar | Equityworld EWF Medan
