Equityworld Futures Medan – Menyoroti Breaking News! IHSG Anjlok 2,16% | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan melemah 2,16% ke level 5.716,64. Sebanyak 503 saham melemah, 301 saham stagnan dan hanya 151 saham yang menguat.
Frekuensi transaksi terjadi sebanyak 662,1 ribu kali, dengan volume perdagangan mencapai 7,18 miliar lembar saham, senilai Rp6,41 triliun. Pada awal perdagangan, IHSG dibuka naik 0,11% di level 5.846,49. Tapi tekanan jual kembali mendominasi sehingga indeks turun lebih dalam ke posisi 5.750 atau melemah 84 poin (-1,46%) kurang dari 20 menit pasar dibuka.
Pada perdagangan pagi ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 5.860 dan terendah di 5.749. Sebelumnya, pada perdagangan Kamis (4/6/2026) IHSG mengalami tekanan hebat. Di awal sesi, indeks sempat anjlok hingga 5% ke level 5.644,23 sebelum memangkas sebagian besar kerugiannya menjelang penutupan. IHSG akhirnya ditutup di level 5.839,78 atau melemah 1,7%, setelah sebelumnya turun 3,48% pada akhir sesi pertama.
Apa manfaatnya?
Pergerakan investor asing menjadi sorotan utama. Pada sesi pertama, asing masih mencatatkan beli bersih sebesar Rp179 miliar.
Tapi situasi berubah drastis menjelang penutupan perdagangan. Data menunjukkan investor asing membukukan total pembelian Rp12,52 triliun dan penjualan Rp13,79 triliun, sehingga berakhir dengan net sell sebesar Rp1,27 triliun di seluruh pasar. Aksi jual terbesar terkonsentrasi pada saham-saham perbankan jumbo. BBCA dilepas asing senilai Rp475,5 miliar, disusul BBRI Rp451,6 miliar, BMRI Rp164 miliar, dan BBNI Rp106,2 miliar.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Revolusi Mengubah Amerika, Dulu Importir Kini Jadi Raja Minyak Dunia | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%! | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Naik 2,75 Persen saat Harga Minyak Rontok, Ini 3 Saham Top Gainers LQ45 | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
