Equityworld Futures Medan – Menyoroti Bagaimana Agar IHSG dan Rupiah Tidak Terus Melemah | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
KEPALA Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai pemerintah perlu memulihkan kepercayaan pasar di tengah melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Menurutnya, tekanan yang terjadi saat ini bukan hanya disebabkan oleh gejolak global, tapi juga oleh kerentanan domestik. “Investor tidak hanya melihat nilai tukar dan indeks saham, tetapi juga menilai kualitas kebijakan, kepastian fiskal, kemandirian Bank Indonesia, arah belanja pemerintah, tata kelola lembaga baru, serta kualitas pasar modal,” kata Josua kepada Tempo pada Kamis, 4 Juni 2026. Ia menjelaskan, ketika ada kekhawatiran terhadap disiplin fiskal dan arah kebijakan semakin sulit diprediksi, investor meminta kompensasi risiko yang lebih besar.
Alhasil, tekanan muncul pada rupiah, kenaikan imbal hasil surat utang, dan penurunan valuasi saham.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → IHSG Loyo Pagi Ini, Dibuka Turun 0,4% | Equityworld EWF Medan
- → Reli IHSG Patah, Asing Tiba-Tiba Net Sell Saham Ini Sampai Rp 1,16 T | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Ambruk 3%, Ini 5 Rekomendasi Saham yang Bisa Dilirik | Equityworld EWF Medan
