0 0
Read Time:2 Minute, 46 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti IHSG Masih Tertekan, Asing Mulai Net Buy | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Investor asing mencatatkan aksi beli bersih di tengah tekanan besar yang menghantam pasar saham domestik. Pada perdagangan sesi I Kamis (4/6/2026), investor asing membukukan net buy sebesar Rp179 miliar, meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak dalam tekanan berat. Data perdagangan menunjukkan asing membukukan total beli Rp6,1 triliun dan jual Rp5,9 triliun, sehingga menghasilkan net buy Rp179 miliar.

Menariknya, aksi beli asing muncul ketika pasar domestik sedang mengalami fase tekanan ekstrem. Sehari sebelumnya, IHSG ambles lebih dari 4% hingga jatuh ke bawah level psikologis 6.000. Bahkan pada perdagangan Kamis pagi, tekanan belum mereda dengan indeks sempat kembali merosot ke area 5.600-an. Di tengah kondisi tersebut, investor asing terlihat mulai melakukan akumulasi pada sejumlah saham tertentu.

Apa manfaatnya?

Emiten Prajogo Pangestu, Chandra Asri Pacific (TPIA) menjadi saham yang paling banyak dikoleksi asing, dengan net buy RP 135,6 miliar. Kemudian diikuti oleh sejumlah saham komoditas, seperti Merdeka Copper Gold (MDKA), Darma Henwa (DEWA), Alamtri Resources Indonesia (ADRO), hingga Petrindo Jaya Kreasi (CUAN). Berikut daftar saham yang paling banyak diborong asing pada sesi I: Di sisi lain, aksi jual asing masih menghantam saham perbankan besar.

Tekanan jual di saham bank besar ini menjadi salah satu alasan mengapa IHSG masih sulit keluar dari tekanan. Saham perbankan memiliki bobot besar terhadap indeks sehingga ketika big banks ditekan, pergerakan IHSG ikut terseret.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *