Equityworld Futures Medan – BI Klaim Pelemahan Rupiah Sejalan dengan Kondisi Regional | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
BANK Indonesia (BI) mengklaim pelemahan kurs rupiah masih sejalan dengan pergerakan kurs negara-negara lain di kawasan. Pada Kamis, 4 Juni 2026, nilai tukar rupiah menembus level Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS). “Secara umum, pelemahan rupiah masih sejalan dengan regional, secara year to date melemah 7,44 persen,” ucap Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dalam keterangan tertulis pada Kamis, 4 Juni 2026.
Ia juga menyebutkan cadangan devisa tetap terjaga di level US$ 146,2 miliar pada akhir April 2026. Berdasarkan data Trading Economics, pelemahan rupiah merupakan salah satu yang terdalam di kawasan. Baht Thailand, misalnya, melemah 3,7 persen terhadap dolar AS.
Kemudian, ringgit Malaysia justru menguat 1,11 persen. Sementara itu, dolar Singapura menguat 0,21 persen.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → BI Ungkap Rahasia Ekonomi Indonesia Tahan Hadapi Gejolak Ekonomi Global | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek TINS hingga DEWA | Equityworld EWF Medan
- → Kemenko Perekonomian WFH: Kantor hanya Petugas Keamanan dan Kebersihan | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
