Equityworld Futures Medan – Update pasar: Parah! Pasca Stock Split, Saham DSSA Sebulan Amblas 62,85% Sebulan | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mengalami tekanan pada penutupan perdagangan sesi I Selasa (3/6), dan berada di level Rp600 per saham atau turun 15 poin (2,44%) pada pukul 11.59 WIB. Pergerakan saham DSSA terlihat cukup volatil sepanjang sesi perdagangan.
Saham ini sempat dibuka di level Rp685 bahkan sempat melonjak hingga menyentuh harga tertinggi Rp765. Tapi tekanan jual yang meningkat membuat harga saham berbalik arah dan turun tajam hingga menyentuh level terendah Rp590 sebelum akhirnya bergerak di kisaran Rp600 pada siang hari. Adapun kapitalisasi pasar DSSA tercatat sekitar Rp116,17 triliun. Sementara jika ditarik sebulan terakhir, saham DSSA tercatat melemah 62,85%.
Kenapa ini penting?
Sebagai informasi, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) telah mengumumkan pelaksanaan aksi korporasi berupa pemecahan saham (stock split) dengan rasio 1:25, setelah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 11 Maret 2026. Artinya, setiap 1 saham lama akan dipecah menjadi 25 saham baru. Dengan demikian, nilai nominal saham akan berubah dari Rp25 per lembar menjadi Rp1 per lembar.
Secara struktur permodalan, jumlah saham ditempatkan dan disetor DSSA akan melonjak dari sebelumnya 7,7 miliar lembar saham menjadi sekitar 192,6 miliar lembar saham setelah stock split.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Gubernur BI Proyeksi Rupiah Bisa Menguat Lagi | Equityworld EWF Medan
- → Harga Minyak Dunia Melemah Gara-Gara Pidato Netanyahu, Ini Alasannya | Equityworld EWF Medan
- → Danantara Buka Suara Soal Isu Pembelian Saham Aplikator Ojek Online | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
