Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Habibie Pernah Bikin Dolar Rp16.800 Jadi Rp6.550, Begini 4 Jurusnya | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kian terpuruk, menyentuh level Rp17.800. Nilai ini sudah mencatat pelemahan paling signifikan sepanjang masa. Melihat sejarah Indonesia, sebenarnya negara kita pernah keluar dari krisis pelemahan rupiah dengan aksi penyelamatan paling fenomenal, yakni pada era pemerintahan Presiden ke-3 Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie.
Mengemban tugas di tengah badai Krisis Moneter (Krismon) 1998, Habibie berhasil menjinakkan dolar AS yang sempat mengamuk hingga menyentuh level Rp 16.800 per dolar AS, dan menekannya jatuh ke kisaran Rp 6.550 per dolar AS pada akhir masa jabatannya di tahun 1999. Keberhasilan meredam depresiasi rupiah hingga lebih dari 60% tersebut tidak terjadi dalam semalam. Ada serangkaian strategi ekonomi makro dan kebijakan berani yang diterapkan oleh pemerintahan Habibie saat itu. Melansir catatan sejarah ekonomi nasional, berikut jurus-jurus jitu BJ Habibie dalam menjinakkan kedigdayaan dolar AS: Salah satu langkah paling krusial dan struktural yang diambil Habibie adalah memisahkan Bank Indonesia dari intervensi pemerintah.
Melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, BI resmi menjadi lembaga independen yang bebas dari campur tangan pihak luar, termasuk presiden. Dengan independensi ini, otoritas moneter dapat secara objektif fokus pada tugas utamanya, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah melalui instrumen-instrumen moneter tanpa beban politik. Krisis 1998 melumpuhkan sektor perbankan tanah air akibat lonjakan kredit macet (Non-Performing Loan/NPL).
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Purbaya Guyur Rp2 T Tiap Hari Bantu BI Selamatkan Rupiah | Equityworld EWF Medan
- → Gara-gara Subsidi, Mobil Listrik Toyota Langsung Diborong Warga | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Harga Emas Hari Ini 13 Maret 2026: Produk Antam Melorot, Global Bervariasi | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
