Equityworld Futures Medan – Harga Minyak Melonjak Lagi, Dunia Panik Karena Pasokan Mulai Kritis | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Harga minyak kembali merangkak naik karena investor khawatir Amerika Serikat (AS) dan Iran gagal mencapai kesepakatan damai yang dapat memulihkan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz. Pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (22/5/2026), harga minyak brent ditutup menguat 0,94% ke US$103,54 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 0,26% menjadi US$96,60 per barel. Kedua kontrak sempat melonjak lebih dari 3% pada awal sesi perdagangan. Kenaikan kemarin, memutus rekor buruk harga minyak brent yang jatuh 8,5% dan WTI ambruk 11,3% dalam tiga hari beruntun sebelumnya.
// Dalam sepekan, harga minyak brent ambruk 5,24% pekan ini, membalikkan arah penguatan 7,87% pada pekan lalu.
Sementara itu, harga minyak WTI jatuh 6,74%, berbanding terbalik dengan lonjakan 28,03% pada pekan sebelumnya. “Kita terus dibombardir berbagai headline yang berubah-ubah, sehingga sulit mengikutinya. Sekarang narasinya Iran akan menyerahkan uranium demi pencabutan sanksi. Tapi kabarnya terus berubah sebelum tinta koran mengering,” kata analis senior Price Futures Group, Phil Flynn, dikutip dari Refinitiv.
Kenapa ini penting?
Sumber diplomatik di Islamabad, Pakistan, mengatakan kepada kantor berita Iran IRNA bahwa kepala angkatan darat Pakistan telah berangkat ke Iran. Sebelumnya, sumber senior Iran mengatakan bahwa perbedaan dengan AS mulai menyempit, sementara Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyebut ada “sejumlah sinyal positif” dalam perundingan. “Ada kemajuan. Saya tidak ingin melebih-lebihkan, tapi juga tidak ingin meremehkannya.
Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kita belum sampai ke sana, tapi saya berharap bisa mencapainya,” kata Rubio kepada wartawan setelah pertemuan menteri NATO di Swedia.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Kemenko PM Teaskan Penguatan Ekonomi Tak Dapat Dipisahkan dengan Aspek Sosial | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Rupiah Dibuka Loyo, Nilai Tukar Dolar AS Naik Jadi Rp16.820 | Equityworld EWF Medan
- → Bitcoin Terkoreksi Usai Keputusan The Fed | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
