Equityworld Futures Medan – Asia Gak Kompak Hadapi Dolar AS: Won – Rupiah Paling Ambruk | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung beragam pada perdagangan Jumat (22/5/2026). Tekanan masih membayangi sejumlah mata uang, termasuk rupiah, di tengah sikap hati-hati pelaku pasar terhadap arah inflasi dan suku bunga AS. Merujuk data Refinitiv per pukul 09.25 WIB, dari 10 mata uang Asia yang dipantau, sebanyak enam mata uang melemah terhadap dolar AS, sementara empat lainnya menguat.
Rupiah tercatat melemah 0,37% ke posisi Rp17.705/US$. Posisi tersebut membuat mata uang Garuda kembali berada di atas level psikologis Rp17.700/US$. Pelemahan rupiah terjadi sejalan dengan sejumlah mata uang Asia lainnya.
Apa manfaatnya?
Won Korea Selatan melemah 0,42% ke posisi KRW 1.509,66/US$, menjadi mata uang dengan tekanan terdalam di kawasan pada pagi ini. Baht Thailand juga melemah 0,21%, dolar Singapura turun 0,10%, yen Jepang terkoreksi 0,06%, dan ringgit Malaysia melemah tipis 0,05% ke posisi MYR3,962/US$.
Tapi tidak semua mata uang Asia bergerak di zona merah. Dong Vietnam menguat 0,15%, dolar Taiwan naik 0,06%, yuan China menguat 0,04% ke posisi CNY6,7997/US$, dan peso Filipina naik tipis 0,01%. // Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) terpantau stabil di posisi 99,259 pada waktu yang sama.
Meski tidak banyak bergerak, posisi DXY masih berada di area tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Sentimen pasar global masih dipengaruhi oleh perkembangan negosiasi damai antara AS dan Iran. Teheran menyebut proposal terbaru dari AS telah sedikit mempersempit perbedaan pandangan antara kedua pihak.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Ini Penyebab IHSG Ambles 5,2% ke Level 7.156 | Equityworld EWF Medan
- → Equityworld EWF Medan | OJK Buru Influencer Penggoreng Saham, Total Ada 32 Kasus
- → Video: Rupiah Sempat Anjlok ke Rp 17.300 per Dolar AS, BI Harus Apa? | Equityworld EWF Medan
