0 0
Read Time:2 Minute, 57 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Warning dari AS, Pasar Obligasi Masuk Zona Bahaya-Investor Waspada | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Pasar obligasi Amerika Serikat (AS) disebut telah masuk ke “zona bahaya” setelah lonjakan tajam imbal hasil atau yield surat utang pemerintah AS memicu kekhawatiran baru di pasar keuangan global. Strategis pasar memperingatkan kenaikan yield kini mulai memberi tekanan terhadap saham hingga aset berisiko lainnya. Kekhawatiran tersebut muncul setelah aksi jual besar-besaran di pasar obligasi mendorong yield obligasi pemerintah AS tenor 30 tahun menembus 5,19%. Level itu menjadi yang tertinggi sejak 2007 atau sebelum krisis keuangan global 2008.

Sementara itu, yield obligasi AS tenor 10 tahun naik mendekati 4,69%. Kenaikan tajam tersebut dipicu kekhawatiran inflasi yang masih tinggi dan ekspektasi bahwa suku bunga AS akan bertahan tinggi lebih lama. “Strategis HSBC menyebut kondisi pasar obligasi AS kini sudah berada di level yang berpotensi menekan hampir seluruh kelas aset. “US Treasuries are now firmly in the danger zone,” tulis HSBC dalam catatannya yang dikutip CNBC International, dikutip Kamis (21/5/2026). Analis menilai lonjakan yield membuat biaya pinjaman bagi perusahaan dan konsumen semakin mahal.

Apa manfaatnya?

Kondisi itu dapat menekan valuasi saham, terutama sektor teknologi dan perusahaan yang sangat bergantung pada pembiayaan utang. Gejolak di pasar obligasi juga dipicu memanasnya perang di Iran yang mendorong harga energi naik dan memperbesar tekanan inflasi global. Investor kini khawatir bank sentral AS atau Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan ketat lebih lama dari perkiraan pasar sebelumnya.

Chief Strategist Interactive Brokers, Steve Sosnick, menggambarkan kondisi saat ini sebagai “yellow alert” atau peringatan kuning, belum sepenuhnya krisis besar. Tapi ia memperingatkan tekanan pasar bisa meningkat apabila yield obligasi 10 tahun bergerak menuju 4,65%-4,70% dan tenor 30 tahun mendekati 5,5%. Analis BMO Capital Markets Ian Lyngen juga memperingatkan pasar saham dapat mengalami koreksi lebih dalam apabila yield obligasi 30 tahun terus naik menuju 5,25%. Menurutnya, pasar global kini sangat sensitif terhadap inflasi, kebijakan suku bunga, dan perkembangan geopolitik sepanjang 2026.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *