Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Rupiah Sudah Tak Tertolong, BI Rate Diramal Naik Mulai Besok | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI), pelaku pasar mulai melihat peluang adanya kenaikan suku bunga acuan pada pertemuan kali ini. Bank Indonesia tengah menggelar RDG Mei pada hari ini, Selasa (19/5/2026), dengan hasil keputusan yang akan diumumkan besok, Rabu (20/5/2026). Hasil polling PT Equityworld Futures menunjukkan pandangan pasar kali ini tidak lagi sebulat pertemuan-pertemuan sebelumnya.
Dari 15 lembaga/institusi yang berpartisipasi, sebanyak sembilan lembaga memperkirakan Bank Indonesia akan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,00%. Sementara enam lembaga lainnya memproyeksikan BI masih akan menahan suku bunga di level 4,75%. Mayoritas pelaku pasar kini melihat kenaikan suku bunga mulai menjadi skenario pada RDG kali ini, seiring tekanan yang kian berat terhadap nilai tukar rupiah dan meningkatnya risiko eksternal. Pada RDG terakhir di April 2026, BI kembali memutuskan untuk mempertahankan BI Rate di level 4,75%, dengan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75% dan Lending Facility sebesar 5,50%.
Bagaimana cara kerjanya?
Keputusan tersebut menjadi kali ketujuh BI menahan suku bunga acuannya secara berturut-turut. Jika hasil RDG kali ini sesuai dengan mayoritas konsensus, maka ini akan menjadi kenaikan suku bunga pertama dalam dua tahun terakhir. Terakhir kali BI menaikkan suku bunga terjadi pada April 2024, saat bank sentral mengerek BI Rate sebesar 25 basis poin dari 6,00% menjadi 6,25%. // Tapi kondisi pasar kini berubah.
Tekanan terhadap rupiah makin dalam, sementara gejolak eksternal dari perang AS-Iran yang terus membuat adanya ketidakpastian di global dan menahan harga energi dunia di level tinggi.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Rupiah Babak Belur, Prabowo Panggil Purbaya hingga Bos BI ke Istana | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Harga Minyak Bergejolak Usai IEA Bahas Pelepasan Cadangan Terbesar | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Merona di Zona Merah, Imbas Domestik atau Gejolak Konflik Global? | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
