0 0
Read Time:2 Minute, 56 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Rupiah Masih Loyo, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.695 | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah kembali mengakhiri perdagangan dengan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (19/5/2026). Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,31% ke level Rp17.695/US$. Meski sedikit menjauh dari area Rp17.700/US$, posisi ini tetap menjadi level penutupan all time low rupiah.

Pelemahan rupiah sudah terlihat sejak awal perdagangan. Pada pembukaan pagi tadi, rupiah dibuka melemah tipis 0,06% ke level Rp17.650/US$. Tekanan kemudian sempat semakin dalam hingga rupiah menembus level psikologis Rp17.730/US$ pada perdagangan intraday.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau bergerak stabil. Per pukul 15.00 WIB, DXY berada di level 99,172. // Pelemahan rupiah turut membuat pemerintah ikut bereaksi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS belum terlalu parah. Untuk saat ini, pemerintah masih mengandalkan dana dari APBN guna mengendalikan sentimen di pasar surat utang negara, dengan nilai sekitar Rp2 triliun per hari. Purbaya menjelaskan, pemerintah baru akan menggunakan skema Bond Stabilization Fund (BSF) jika tekanan di pasar sudah jauh lebih berat.

Kenapa ini penting?

Skema tersebut turut melibatkan badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. “Ini baru cash management. Kalau framework nanti saya panggil SMV (special mission vehicle/BLU) dan lain-lain untuk ikut. Tapi sekarang belum separah itu, keadaannya masih relatif lumayan lah,” kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Dari total dana Rp2 triliun yang disiapkan per hari untuk stabilisasi sentimen di pasar obligasi, Purbaya menyebut dana yang baru terserap untuk intervensi surat berharga negara (SBN) baru sekitar Rp600 miliar. Menurut Purbaya, jumlah tersebut menunjukkan tekanan jual di pasar SBN belum terlalu besar. “Kemarin aja saya sudah targetkan Rp2 triliun, hanya dapat Rp600 miliar.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *