Equityworld Futures Medan – Rupiah Melemah Makin Cepat, Kurang dari Sebulan Sudah Tembus Rp17.500 | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah kembali mencatat tekanan berat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda bahkan menembus level psikologis baru Rp17.500/US$ pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Merujuk data Refinitiv, rupiah pada pukul 12.35 WIB melemah tajam 0,60% ke posisi Rp17.510/US$. Posisi ini sekaligus menjadi level terlemah rupiah sepanjang masa secara intraday. Tertembusnya level Rp17.500/US$ menjadi sinyal baru bahwa tekanan terhadap rupiah bergerak semakin cepat.
Pasalnya, pelemahan dari level Rp17.000/US$ ke Rp17.500/US$ hanya membutuhkan waktu 26 hari perdagangan. Rupiah pertama kali ditutup menembus level Rp17.000/US$ pada 6 April 2026, yakni di posisi Rp17.030/US$. Setelah itu, hanya dalam waktu sekitar satu bulan perdagangan, rupiah kembali terdepresiasi lebih dari Rp500 per dolar AS hingga menembus Rp17.500/US$ pada siang ini. // Jika dilihat dari kecepatan rupiah menembus level psikologis per Rp500, pelemahan dari Rp17.000/US$ ke Rp17.500/US$ kali ini menjadi yang tercepat sejak periode pandemi Covid-19.
Artinya, terakhir kali rupiah melemah dengan laju yang lebih cepat dari kenaikan Rp500 per dolar AS terjadi pada masa pandemi Covid-19, tepatnya saat kepanikan pasar global mencapai puncaknya pada Maret 2020. Rupiah membutuhkan waktu hanya 3 hari perdagangan untuk melemah dari level Rp14.500/US$ ke Rp15.000/US$. Rupiah ditutup di posisi Rp14.510/US$ pada 12 Maret 2020, lalu melemah hingga Rp15.160/US$ pada 17 Maret 2020. // Tekanan bahkan berlanjut lebih cepat.
Apa manfaatnya?
Rupiah hanya membutuhkan 2 hari perdagangan untuk melemah dari Rp15.000/US$ ke Rp15.500/US$. Setelah itu, rupiah juga hanya membutuhkan 2 hari perdagangan untuk bergerak dari Rp15.500/US$ ke Rp16.000/US$.
Tapi pasca pandemi, pelemahan rupiah dari level psikologisnya dan melemah Rp500 cenderung membutuhkan waktu lebih panjang. Pelemahan dari Rp16.000/US$ ke Rp16.500/US$ membutuhkan 53 hari perdagangan.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Video: Rupiah Ambles – Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi 4 Tahun | Equityworld EWF Medan
- → Optimis Menguat, CEO Astronacci Ungkap Potensi Saham BBRI | Equityworld EWF Medan
- → Bank Indonesia Setop Rilis Indikator Stabilitas Rupiah | Equityworld EWF Medan
