Equityworld Futures Medan – Update pasar: Rupiah Masih Terus Melemah, Kini 17.667 per Dolar AS | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
NILAI tukar rupiah mencetak rekor terendah dengan ditutup di level Rp 17.667 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin, 18 Mei 2026. Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah masih akan melemah di kisaran Rp 17.660-Rp 17.720 per dolar AS pada esok hari. Ibrahim mengatakan, dari segi eksternal, perkembangan nilai tukar dipengaruhi oleh meningkatnya risiko inflasi yang didorong oleh tingginya harga minyak.
“Prospek kebijakan moneter ketat dari The Fed semakin menguat karena harga energi yang lebih tinggi jelas telah memperlambat kemajuan disinflasi, mendorong inflasi semakin jauh dari target 2 persen The Fed,” ucap Ibrahim dalam keterangan tertulis pada Senin, 18 Mei 2026. Faktor lainnya yaitu terhentinya upaya mengakhiri perang di Timur Tengah setelah pembangkit listrik tenaga nuklir di Uni Emirat Arab (UEA) diserang. Menurut Ibrahim, serangan drone di UEA dan Arab Saudi serta retorika dari AS dan Iran menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi konflik.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Kunjungan Perdana ke Jepang, Presiden Didorong Perkuat Kerja Sama Ekonomi | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Dibuka Melemah Dibayangi Koreksi, Bursa Asia-Pasifik Menguat & Wall Street Anjlok | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Stok Emas BSI Mencukupi di Tengah Naiknya Permintaan | Equityworld EWF Medan
