Equityworld Futures Medan – Menyoroti IHSG dan Rupiah Sama-sama Anjlok, Begini Kata Purbaya! | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai gejolak yang terjadi pada pasar keuangan belakangan waktu ini merupakan sentimen jangka pendek. Pondasi ekonomi yang kuat akan memulihkan pasar keuangan ke depannya. “Gak apa-apa nanti kita perbaiki. Sekarang pondasi ekonominya bagus itu masalah sentimen jangka pendek,” kata Purbaya di Jakarta, Senin (18/5/2026) IHSG memulai perdagangan hari ini turun 94,34 poin atau 1,40% ke posisi 6.447,97. Tapi dua menit setelah pasar dibuka IHSG ambruk makin dalam hingga 2,59% dan semakin parah 60 menit setelahnya dengan IHSG Anjlok 4,3% ke level 6.428.
Sementara itu, rupiah bahkan sempat menembus level Rp17.660/US$ seperti dilansir dari Refinitiv, pada perdagangan hari ini. Posisi tersebut mencerminkan pelemahan sekitar 1,15%. Sentimen yang muncul didominasi dari luar negeri. Purbaya kini fokus menjaga perekonomian agar tetap tumbuh. “Saya fokus jaga pondasi ekonomi dengan memastikan pertumbuhan ekonomi tidak terganggu,” jelasnya.
Purbaya juga melakukan stabilisasi di pasar obligasi. “Kita sudah masuk tapi hanya sedikit, mulai hari ini kita akan masuk lebih signifikan lagi sehingga pasar obligasi terkendali,” ujar Purbaya. “Sehingga asing yang pegang obligasi nggak keluar karena takut misalnya ada capital loss karena harga obligasi turun. Itu akan bisa membantu pergerakan rupiah sedikit,” paparnya.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → IPC TPK Catat Arus Petikemas Tumbuh 8,7 Persen pada Awal 2026 | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Awas! Emas Masuk Zona Ekstrem, Harga Ambruk 1,3% dalam Hitungan Jam | Equityworld EWF Medan
- → Begini Modus Mirae dan Sultan Subang Goreng Saham BEBS | Equityworld EWF Medan
