Equityworld Futures Medan – IHSG Tumbang, Benarkah Investasi Tas Hermes Lebih Cuan? | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambles pada perdagangan Rabu (13/5/2026). Di saat harga saham berjatuhan, investor pun mulai melirik instrumen investasi alternatif, salah satunya tas mewah dari merek Hermes.
Benarkah bisa lebih cuan dari saham?
Sebuah studi yang dilakukan Baghunter, yang dikutip Time, membandingkan peluang investasi emas dengan tas Hermes tipe Birkin selama 35 tahun. Mereka menemukan fakta bahwa rata-rata orang akan mendapatkan imbal hasil yang lebih baik dengan berinvestasi tas Hermes Birkin dibandingkan saham atau emas. Risiko investasi tas mewah tersebut jauh lebih rendah dibanding saham dan emas. Rata-rata return tahunan tas Hermes tipe Birkin adalah 14,2%, jauh di atas return tahunan nilai saham 500 perusahaan terkemuka di Bursa Saham AS yang rata-rata hanya 8,7% per tahun dan emas yang hanya -1,5% per tahun.
Kenapa ini penting?
Hal ini diamini James Firestein, founder platform resale barang mewah OpenLuxury, yang setuju bahwa investasi tas mewah keluaran Hermes bisa melampaui emas. “Nilai jual kembali tas Birkin dan Kelly selama 10 tahun terakhir telah melampaui emas,” ujarnya, seperti dikutip dari Fortune. Ini terjadi karena harga emas terus berfluktuasi selama bertahun-tahun dan hampir tidak pernah konsisten, berbeda dengan tas Birkin yang demand-nya selalu tinggi.
Meskipun tas mewah ini telah mengalami beberapa kali fluktuasi, nilainya tetap positif. Artinya, tidak pernah ada orang yang rugi ketika menjual kembali tas Birkin.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Valuasi IHSG Murah, Bos OJK Sebut Momentum Baik Bagi Investor | Equityworld EWF Medan
- → Ci Mehong Sebut Suami Sebenarnya Baik, tapi Tak Tahan Diporoti Anak Tiri hingga Mantap Ingin Pisah | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → 1.000 Unit Rumah Susun akan Dibangun di Lahan KAI | Equityworld EWF Medan
