0 0
Read Time:2 Minute, 46 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Lembaga Energi Dunia Wanti-Wanti Harga Minyak Bakal Makin Liar | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Harga minyak dunia kembali menguat di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan global akibat perang di Timur Tengah. Lembaga Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA) bahkan memperingatkan volatilitas harga minyak berpotensi semakin liar menjelang puncak permintaan musim panas. Pada perdagangan Kamis, harga minyak mentah acuan global Brent kontrak Juli naik 0,34% ke level US$105,99 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat kontrak Juni menguat 0,43% menjadi US$101,45 per barel.

Kenaikan harga terjadi setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global tahun 2026. Dalam laporan bulanan terbarunya, OPEC menurunkan estimasi pertumbuhan permintaan menjadi sekitar 1,2 juta barel per hari (bpd), dari sebelumnya 1,4 juta bpd. Di sisi lain, produksi minyak OPEC juga terus mengalami penurunan tajam.

Produksi kelompok tersebut tercatat turun 1,7 juta bpd pada April dan telah merosot lebih dari 30% atau sekitar 9,7 juta bpd sejak perang Iran pecah pada akhir Februari lalu. Laporan terbaru OPEC juga diperkirakan menjadi yang terakhir memasukkan data dari Uni Emirat Arab setelah negara tersebut resmi keluar dari kartel per 1 Mei 2026. IEA dalam laporannya menyoroti dampak perang Iran terhadap pasokan energi global. Menurut lembaga tersebut, lebih dari sepuluh pekan sejak perang di Timur Tengah dimulai, gangguan pasokan dari Selat Hormuz terus menguras cadangan minyak global dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. “Dengan lebih dari 14 juta barel per hari pasokan yang terpangkas, total kehilangan produksi dari negara-negara Teluk kini telah melampaui satu miliar barel,” tulis IEA dalam laporannya.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *