0 0
Read Time:3 Minute, 26 Second

Equityworld Futures Medan – Transaksi Asing Sepi, Deretan Saham Ini Kena Net Sell Besar | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Investor asing kembali mencatat aksi jual bersih jumbo di pasar saham Indonesia pada perdagangan Selasa (12/5/2026), di tengah meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar jelang pengumuman hasil review indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), di tengah sepinya transaksi investor asing,  net foreign sell mencapai Rp931,9 miliar di seluruh pasar.

Sebagai informasi total nilai transaksi pada perdagangan kemarin Rp10,68 triliun, lebih rendah dibandingkan rata-rata harian yang biasanya mencapai Rp 14 triliun. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi saham yang paling banyak dilepas asing dengan nilai jual bersih mencapai Rp217,8 miliar. Investor asing tercatat melakukan pembelian Rp106,4 miliar, Tapi aksi jual mencapai Rp324,1 miliar.

Di posisi kedua, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga terkena aksi jual asing sebesar Rp181,7 miliar. Total transaksi saham BMRI mencapai Rp1,35 triliun, menjadi salah satu saham paling aktif diperdagangkan hari ini. saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mencatat net foreign sell Rp174 miliar, disusul PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar Rp140,1 miliar. Tidak hanya saham batu bara dan energi, aksi jual asing juga menyasar saham-saham big caps perbankan lain seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan net sell Rp57,2 miliar serta PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp49,9 miliar. Berikut daftar saham dengan net foreign sell terbesar pada perdagangan kemarin: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok pada perdagangan hari ini, Selasa (12/5/2026), meski sempat bertenaga pada awal pembukaan pasar, yang mana IHSG sempat melaju dengan kuat dan bahkan sempat naik 1%.

Kenapa ini penting?

Tapi pada akhir perdagangan sesi kedua, IHSG berbalik arah dan ambruk ke level 6.858,90 atau turun 0,68%. Sebanyak 463 saham melemah, 207 menguat dan 151 lainnya stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 16,29 triliun yang melibatkan 32,97 miliar saham dalam 2,53 juta kali transaksi. Secara sektoral, sektor kesehatan menjadi penekan terbesar dengan koreksi mencapai 4,78%, disusul utilitas -2,24% serta teknologi melemah -4,08%.

Dari sisi saham, PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) menjadi pemberat terbesar IHSG dengan kontribusi penurunan 24,21 poin indeks.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *