Equityworld Futures Medan – Menyoroti RI Dihantam 2 Badai Besar: MSCI Depak 18 Saham dan Inflasi AS Memanas | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Pasar keuangan Indonesia lagi-lagi harus babak belur pada perdagangan Selasa. Bursa saham dan rupiah jatuh dalam. Pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih mendapat tekanan pada hari ini. Selengkapnya mengenai proyeksi sentiment pasar keuangan pada hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin, Selasa (12/5/2026) melemah.
Meski sempat bertenaga pada awal pembukaan pasar, yang mana IHSG sempat melaju dengan kuat dan bahkan sempat naik 1%. Tapi pada akhir perdagangan sesi kedua, IHSG berbalik arah dan ambruk ke level6.858,90 atau turun 0,68%. Asing mencatat net sell sebesar Rp 931,9 miliar pada perdagangan kemarin.
Apa manfaatnya?
Sebanyak 463 saham melemah,207 menguat dan151 lainnya stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp16,29 triliun yang melibatkan 32,97 miliar saham dalam 2,53 juta kali transaksi. Dari pasar mata uang, nilai tukar rupiah ditutup melemah 0,49% ke posisi Rp17.490/US$.
Posisi ini sekaligus menjadi level penutupan terlemah rupiah sepanjang sejarah terbaru.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Obral Jumbo! Harga Emas Antam Hari Ini Ambruk, Jangan Ragu Borong | Equityworld EWF Medan
- → Saham BIPI Terbang 19% Usai Grup Bakrie Masuk Jadi Investor | Equityworld EWF Medan
- → Sudah Tutup Gerai dan Pangkas Karyawan, Laba Ramayana (RALS) Turun 15% | Equityworld EWF Medan
