0 0
Read Time:2 Minute, 52 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Dolar Rp17.500, Purbaya Ungkap Efek Tak Terduga ke APBN | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, tekanan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang sudah menembus level Rp 17.500/US$ belum memberikan efek terhadap anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) termasuk beban utang. Ia mengatakan, saat menyusun APBN 2026 pada tahun lalu, pemerintah kata dia telah memasukkan asumsi kurs hingga ke level saat ini, yakni Rp 17.500/US$.

Sehingga, tekanannya sudah terantisipasi dalam fiskal pemerintah tahun ini. Meskipun dalam asumsi makro yang tertuang secara resmi dalam UU APBN 2026 ialah senilai Rp 16.500/US$, jauh di bawah kondisi rupiah saat ini. “Jadi saat waktu kita hitung itu, kita asumsinya sudah di atas asumsi APBN rupiahnya.

Bagaimana cara kerjanya?

Jadi enggak saya umumin, tapi di atas itu, enggak jauh sama sekarang. Jadi APBN nya masih relatif aman,” kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Selasa (12/5/2026) Kendati demikian, Purbaya memastikan, dengan level yang ada saat ini, pemerintah akan terlibat aktif membantu BI mengelola tekanan dolar AS terhadap rupiah yang terus terjadi saat ini.

Ia mengklaim, kas pemerintah saat ini sangat berlimpah untuk membantu BI melakukan intervensi tekanan dolar di pasar obligasi atau bond. “Tapi kita akan kendalikan nilai, kita akan coba membantu nilai tukar, kita membantu BI sedikit-sedikit kalau bisa. Kita masih banyak uang anggur, kita intervention bond market supaya yield-nya enggak naik terlalu tinggi,” ucapPurbaya. “Kalau yield-nya naik terlalu tinggi artinya apa?

Asing yang pegang bond di sini kan ada capital loss, dia akan keluar. Jadi kita kendalikan itu supaya asing yang enggak keluar, atau masuk malah kalau yield-nya membaik, sehingga rupiah akan menguat.Kita akan masuk mulai besok,” papar Purbaya.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *