0 0
Read Time:2 Minute, 51 Second

Equityworld Futures Medan – Ternyata Ini Penyebab IHSG Ambruk 1,4% Pagi Ini | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles lebih dari 1% pada awal perdagangan Senin (11/5/2026), terseret tekanan jual di saham-saham big caps perbankan hingga konglomerasi. Mengacu data Bursa Efek Indonesia (BEI) per pukul 09.07 WIB, IHSG turun 97,41 poin atau 1,40% ke posisi 6.871,99. Sebanyak 419 saham melemah, sementara hanya 173 saham menguat dan 367 stagnan.

IHSG sempat memantul dan memangkas koreksi menjadi -0,4% Tapi selang beberapa menit kembali anjlok lebih dari 1%. Nilai transaksi per pukul 09.24 WIB sudah mencapai Rp4,28 triliun dengan volume perdagangan 8,33 miliar saham dalam 613 ribu kali transaksi. Mengutip Refinitiv, tekanan terbesar terhadap IHSG datang dari saham perbankan jumbo. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi pemberat utama indeks dengan kontribusi penurunan mencapai 27,39 poin indeks. Sebagai informasi, hari ini saham BMRI memasuki periode ex date.

Selain BMRI, saham lain yang menekan laju IHSG yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar 8,38 poin, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) 7,38 poin, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) 6,72 poin, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar 6,27 poin. DSSA dan BREN masih melajutkan koreksi dalam jelang pengumuman indeks MSCI pada 12 Mei 2026. Kedua saham ini diperkirakan akan ditendang dari indeks global tersebut. Sementara itu, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), hingga PT Merdeka Gold Resources Tbk (MDKA) juga masuk jajaran top laggards indeks pagi ini.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *