Equityworld Futures Medan – Bursa Asia Dibuka Melemah Usai Ada Eskalasi Baru di Timur Tengah | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Pasar Asia-Pasifik dibuka lebih rendah pada hari Jumat, karena kekhawatiran yang kembali meningkat atas perseteruan panas antara Iran dan AS di tengah gencatan senjata yang rapuh. AS dan Iran saling baku tembak di Selat Hormuz, dengan masing-masing pihak mengklaim pihak lain yang memulai serangan tersebut. Meskipun terjadi eskalasi, Presiden Donald Trump bersikeras bahwa gencatan senjata tetap berlaku, mengatakan bahwa serangan tersebut “hanya sentuhan ringan” selama panggilan telepon dengan seorang reporter pada Kamis malam. Trump kemudian mengklaim dalam unggahan Truth Social berikutnya bahwa AS “benar-benar menghancurkan” pihak Iran yang terlibat dalam baku tembak tersebut, yang menurutnya termasuk kapal-kapal kecil dan drone yang “jatuh dengan sangat indah ke laut, seperti kupu-kupu yang jatuh ke kuburnya!” Ia menegaskan kembali bahwa Iran akan menghadapi serangan lebih lanjut jika mereka tidak menyetujui kesepakatan nuklir. “Sama seperti kita mengalahkan mereka lagi hari ini, kita akan mengalahkan mereka jauh lebih keras, dan jauh lebih kejam, di masa depan, jika mereka tidak menandatangani kesepakatan mereka, SECEPATNYA!” tulis Trump. Harga minyak berjangka melonjak.
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka untuk bulan Juni naik 2,23% menjadi $96,92 per barel. Harga minyak mentah Brent berjangka untuk bulan Juli naik 2,40% menjadi $102,46 per barel. Indeks Kospi Korea Selatan turun 1,88% sementara indeks Kosdaq untuk perusahaan kecil naik 0,56%.
Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,62% di tengah aksi ambil untung setelah mencapai rekor tertinggi pada hari Kamis. Indeks Hang Seng Hong Kong berjangka berada di 26.285, lebih rendah dari penutupan terakhir indeks di 26.626,28. Indeks S&P 500 dan Nasdaq 100 berjangka turun kurang dari 0,1%. Kontrak berjangka yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average turun 12 poin, atau kurang dari 0,1%. Selama sesi reguler Kamis, pasar saham S&P 500 turun 0,38% dan ditutup pada 7.337,11, tertekan oleh kerugian di Amazon serta saham-saham semikonduktor seperti Broadcom dan Micron Technology.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → IMF Pangkas Proyeksi Ekonomi RI 2026, Rupiah Tertekan | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Pesta 4 Hari! Harga Emas Antam Hari Ini Melesat Rp 40.000 | Equityworld EWF Medan
- → Balik Arah Positif, Begini Kinerja IHSG Sepekan Terakhir | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
