0 0
Read Time:3 Minute, 28 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Usai Lapor Prabowo Bos OJK Pede Dolar AS Bakal Balik, Ini Syaratnya | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi optimistis, arus dana keluar (outflow) dari pasar modal Indonesia bakal bisa berbalik lagi. Kata dia, arus dana keluar yang terjadi saat ini adalah efek faktor geopolitik dan geoekonomi secara global. “Di mana tentu kalau dari The Fed higher for longer makanya pada outflow,” katanya usai rapat bersama dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/5/2026) malam. “Tapi selama kita yakini fundamental kita baik ya, kita harapkan ini akan bisa berbalik,” tegasnya. Di sisi lain, perempuan yang akrab disapa Kiki ini mengungkapkan, sejak pengumuman MSCI di Januari lalu, pihaknya telah membuka setiap data pemegang saham 1% atau lebih.

Menyusul desakan investor global terkait transparansi pasar modal Indonesia. “Kemudian granularity (kerincian) dari data dari 9 klasifikasi menjadi 39 sudah kita sampaikan secara sangat granular. Kemudian ultimate beneficial owner juga sudah kita sampaikan. Dan satu lagi terkait likuiditas yaitu untuk free float di atas 15% dengan stages yang kita sampaikan,” katanya.

Apa manfaatnya?

Perbaikan-perbaikan itu, imbuh dia, menunjukkan dampak yang terlihat. “Kalau memperhatikan Indeks Harga Saham Gabungan, pergerakannya sudah inline dengan indeks-indeks utama seperti LQ45, IDX30 dan sebagainya. Jadi saham-saham yang sekarang pergerakannya sudah lebih ke fundamental,” ujarnya. “Dan kalau kita melihat nanti mungkin pengumuman di Mei oleh MSCI dan juga nanti di Juni untuk terkait market kita, yang mungkin kalau di Maret nanti akan ada rebalancing dari indeks MSCI kita. Mungkin kita ya expect akan terjadi penyesuaian,” ucapnya. Tapi tegas Kiki, penyesuaian itu hanya sementara alias temporary. “Harapannya ke depan akan semakin baik secara fundamental.

Dan kita harapkan ini akan semakin baik karena kita terus memperbaiki. Contohnya untuk pendalaman pasar,” ujarnya. “Kalau melihat angka jumlah investor di pasar modal kita dalam satu tahun tuh naik sekitar US$5 juta. Jadi kita pendalaman pasar bagaimana investor domestik kita tingkatkan supaya kalau terjadi gonjang-ganjing di luar tetap lebih stabil untuk market kita,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menyoroti capital outflow yang terjadi. “Beberapa hal yang menjadi perhatian tentu terkait dengan Bapak Presiden melihat terkait dengan capital outflow. Dan capital outflow tadi didalami bahwa disebabkan oleh satu oleh pasar modal, kedua SBN, dan ketiga dinetralisir oleh SRBI,” paparnya. “Dan tadi disepakati, dilaporkan ke Bapak Presiden,kesepakatan kerja sama antara BI dan Menteri Keuangan, sehingga ke depan ini bisa dijaga terkait dengan capital outflow,” tamba Airlangga.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *