Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Net Sell Asing Menciut, Dua Saham Paling Banyak Dibeli | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Aksi jual menciut pada akhir sesi 1 perdagangan hari ini, Selasa (5/5/2026) bila dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. Investor asing membukukan net sell Rp 102,6 miliar di seluruh pasar.
Pada perdagangan sesi 1 kemarin asing memang mencatat net buy Rp 2,3 triliun, tetapi perlu dicatat bahwa sebanyak Rp 2,6 triliun di antaranya terjadi di pasar negosiasi. Pada pekan lalu, asing mencatat net sell Rp 8 triliun atau kalau dirata-ratakan mencapai Rp 2 triliun per hari. Hari ini asing paling banyak melepas saham GOTO dengan net sell Rp 166,9 miliar.
Hal ini seiring dengan rencana pemerintah untuk melakukan penyesuaian potongan komisi bagi driver menjadi hanya 8%. Kemudian saham yang juga mencatat net sell signifikan adalah Bank Mandiri (BMRI) Rp 146,7 miliar.
Bagaimana cara kerjanya?
Selengkapnya berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar pada sesi 1: Sementara itu Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menjadi saham yang paling banyak diborong asing, dengan nilai net buy Rp 261,3 miliar. Kemudian diikuti oleh Barito Pacific (BRPT) Rp 177,8 miliar.
Bank BUMN lain yang juga masuk daftar net buy adalah Bank Negara Indonesia (BBNI) Rp 21,9 miliar. Selengkapnya berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada sesi 1: Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,83% atau naik 57,90 poin ke 7.029,86 pada perdagangan akhir perdagangan sesi pertama hari ini.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Universitas Budi Luhur Kembangkan Program Student Athlete, Lahirkan Atlet Peraih Emas SEA Games | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Video: Perang Iran-Israel, Pasar Cemas Rupiah Sentuh Rp 17.000 per USD | Equityworld EWF Medan
- → RMKO Rights Issue 512 juta Saham dan Rombak Jajaran Direksi | Equityworld EWF Medan
