Equityworld Futures Medan – Menyoroti Ini Penyebab IHSG Pagi Ini Sudah Lompat 1% | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, CNBC Indonesia – Sejumlah kabar dari dalam dan luar negeri menjadi sentimen utama perdagangan pasar saham Indonesia. Pada pagi ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 1% ke level 7.033,98. Sementara hingga pukul 9:25 WIB, IHSG terlihat sudah menguat 1,44% ke posisi 7.056,90. Pekan ini dibuka dengan serangkaian rilis data yang langsung menyentuh denyut utama pasar inflasi domestik, neraca dagang, hingga indikator tenaga kerja Amerika Serikat.
Arah pergerakan aset berisiko akan sangat bergantung pada apakah tekanan harga mereda dan apakah ekonomi global masih cukup kuat menahan suku bunga tinggi. Badan Pusat Statistik dijadwalkan merilis data inflasi dan neraca perdagangan Maret pada Senin (4/5). Inflasi Indonesia diperkirakan naik secara bulanan pada April 2026, salah satunya karena ada lonjakan harga BBM non-subsidi. Konsensus pasar yang dihimpun PT Equityworld Futures dari 13 institusi memperkirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada April 2026 akan mengalami inflasi 0,43% secara bulanan (month-to-month/mtm) dengan median inflasi tahunan 2,72% (year-on-year/yoy).
Hari ini, S&P Global juga akan mengumumkan aktivitas manufaktur Indonesia pada April 2026. Data Purchasing Managers’ Index (PMI) yang dirilis S&P Global bulan lalu menunjukkan PMI Indonesia berada di 50,1 pada Maret 2026.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → RATU Optimistis Tangkap Peluang di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia | Equityworld EWF Medan
- → OCBC Tebar Dividen Rp 1,03 Triliun, Laba Bersih Tembus Rp 5,1 Triliun di 2025 | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Ambruk Imbas Perang AS – Israel dengan Iran, Ini Kata Bos BEI | Equityworld EWF Medan
