Equityworld Futures Medan – Mendag Ungkap Alasan Rencana Menaikkan Harga MinyaKita | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
MENTERI Perdagangan Budi Santoso menegaskan rencana pemerintah menaikkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng bersubsidi MinyaKita tidak berkaitan dengan terbatasnya pasokan CPO akibat penyerapan untuk program biodiesel B50. Menurut Budi, rencana kenaikan itu dipicu oleh faktor melambungnya harga CPO yang berimbas pada kenaikan biaya produksi.
“Ini kan karena faktor harga CPO naik, biaya produksinya jadi naik. Jadi kami harus menyesuaikan. Apalagi HET MinyaKita itu sudah tiga tahun yang lalu (tidak berubah),” kata Budi saat ditemui di kompleks Kementerian Perdagangan, Jakarta, Ahad, 3 Mei 2026.
Ia belum bisa menyebutkan besaran kenaikan HET minyak bersubsidi tersebut. “Masih dibahas,” kata dia.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Awas! Pecahan Rupiah Ini Tak Berlaku Lagi, Cek Deadline Penukarannya | Equityworld EWF Medan
- → Emas Kehilangan Mahkota, “Nyawanya” Dihabisi: Harga Ambruk Brutal | Equityworld EWF Medan
- → Kepemilikan Surat Berharga Naik, Laba Aladin Syariah (BANK) Turun 30% | Equityworld EWF Medan
